PARENGAN — Keributan yang terjadi di sebuah SPBU di Desa Parangbatu, Kecamatan Parengan, Kabupaten Tuban, berujung pada laporan dugaan penganiayaan. Empat pegawai SPBU dilaporkan mengalami luka setelah insiden yang terjadi Sabtu (7/2/2026) sekitar pukul 18.45 WIB.
Menurut keterangan yang dihimpun, insiden bermula saat seorang pengendara mobil diduga tidak sabar menunggu antrean pengisian bahan bakar.
Ketegangan terjadi antara pengemudi dan operator SPBU berinisial VPF (23). Upaya mediasi oleh mandor SPBU AN (32) dan dua pegawai lainnya disebut tidak meredakan situasi, bahkan mereka turut menjadi korban.
Peristiwa tersebut terekam kamera CCTV dan menjadi bahan penyelidikan aparat. Satreskrim Polres Tuban telah mengamankan seorang pria yang diduga terlibat untuk dimintai keterangan.
Isu yang beredar menyebut terduga pelaku merupakan aparatur di lingkungan kecamatan. Namun aparat penegak hukum belum memberikan rincian lebih lanjut terkait identitas maupun status hukum yang bersangkutan.
Sejumlah tokoh masyarakat menilai pentingnya penegakan hukum yang objektif dan transparan, terutama apabila dugaan melibatkan oknum aparatur. Di sisi lain, proses hukum yang sedang berjalan perlu dihormati hingga ada keputusan resmi dari pihak berwenang.
Kasus ini menjadi pengingat pentingnya pengendalian emosi di ruang publik serta penanganan profesional oleh aparat untuk memastikan keadilan bagi semua pihak.(red)