BOJONEGORO ,Metro NewsID— Sebanyak 19 koordinator rayon Persaudaraan Setia Hati Terate (SH Terate) beserta jajaran pengurus di wilayah Ranting Kota Bojonegoro, Cabang Kabupaten Bojonegoro–Pusat Madiun, resmi dikukuhkan pada Minggu (1/3/2026) malam.
Prosesi pengukuhan dilaksanakan secara khidmat di lantai 2 Gedung Sekretariat Cabang Bojonegoro, Jalan Kolonel Sugiono No. 87, Kelurahan Ledok Kulon, Kecamatan Bojonegoro, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Kegiatan berlangsung tertib dan sarat nuansa persaudaraan.
Acara dihadiri Ketua Persaudaraan Setia Hati Terate Cabang Bojonegoro Wahyu Subakdiono, Ketua Ranting Kota Tri Wahyu Utomo, jajaran pengurus ranting, para sesepuh, serta koordinator rayon terpilih beserta pengurusnya.
Pengukuhan dilaksanakan berdasarkan Surat Keputusan Nomor 024.2/SK/PR-PSHT.024.001/2026 setelah melalui rangkaian parapatan rayon sepanjang Februari 2026 sebagai bagian dari proses reorganisasi tiga tahunan.
Dalam sambutannya, Kangmas Wahyu Subakdiono menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh koordinator dan pengurus rayon periode 2026–2029 yang telah resmi dikukuhkan. Ia menegaskan bahwa Ranting Kota merupakan penyangga utama kegiatan cabang.
“Pada hakikatnya, rayon adalah kumpulan para pelatih yang berhubungan langsung dengan siswa. Di tangan para pelatih inilah pembentukan karakter itu dimulai,” ujarnya.
Ia menambahkan bahwa nilai-nilai subasita atau tata krama harus terus menjadi ruh pembinaan, termasuk melalui keteladanan sederhana seperti tata cara bersalaman sebagai wujud ajaran persaudaraan kepada para siswa.
Lebih lanjut, ia menekankan pentingnya kehadiran aktif koordinator rayon dalam mendampingi proses latihan.
“Koordinator rayon harus hadir dan aktif di tempat latihan.
Ibaratnya, tempat latihan adalah tegal sawah yang harus dirawat dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Ranting Kota Bojonegoro Tri Wahyu Utomo menjelaskan bahwa sebagai organisasi yang berpedoman pada AD/ART, SH Terate secara berkala melaksanakan reorganisasi setiap tiga tahun.
“Dalam proses reorganisasi pasti ada regenerasi dan pergantian pengurus. Untuk penyegaran organisasi, pergantian koordinator maupun pengurus rayon adalah hal yang wajar.
Kami menyampaikan terima kasih sebesar-besarnya kepada koordinator dan pengurus rayon sebelumnya yang telah membantu kepengurusan ranting selama tiga tahun terakhir,” ungkapnya.
Mas Ut juga berpesan agar para koordinator rayon yang baru mampu menjaga kekompakan dan keharmonisan organisasi.
Menurutnya, koordinator dan pengurus rayon merupakan figur yang dituakan di lingkungannya sehingga harus menjadi teladan, baik bagi warga SH Terate maupun masyarakat luas.
Selain itu, pengurus rayon diharapkan mampu membangun sinergi dengan pemerintah setempat serta mengendalikan ego dalam menjalankan amanah sesuai tugas pokok dan fungsi.
“Sebagai yang dituakan, koordinator rayon harus mampu mengendalikan ego dan menjalankan amanah sesuai tupoksinya. Jangan sampai karena menjadi pengurus lalu semua kegiatan dilakukan sendiri,” tegasnya.
Kegiatan pengukuhan ditandai dengan penyerahan berita acara kepada para koordinator rayon dan pengurus yang telah resmi dilantik, kemudian dilanjutkan dengan sesi foto bersama sebagai simbol kebersamaan dan komitmen memperkuat soliditas organisasi ke depan.*(Red)