Bojonegoro ,Metro NewsID – Remaja Masjid (Remas) bersama Ta’mir Masjid Baitussholihin Dusun Bakalan, Desa Kepoh, Kecamatan Kepohbaru, Kabupaten Bojonegoro, menggelar rangkaian kegiatan Qotmil Qur’an Binadhor dalam rangka memperingati Nuzulul Qur’an 1447 Hijriah selama bulan suci Ramadan.
Kegiatan ini diikuti masyarakat setempat dan dilaksanakan secara bergiliran di sejumlah mushola di lingkungan dusun.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi masyarakat untuk kembali mengingat peristiwa turunnya Al-Qur’an sebagai petunjuk hidup bagi umat manusia.
Melalui kegiatan ini, generasi muda juga diajak untuk semakin dekat dengan Al-Qur’an serta menjadikannya sebagai pedoman dalam kehidupan sehari-hari.
Dalam tausiyah yang disampaikan para penceramah, masyarakat diingatkan bahwa Al-Qur’an tidak hanya dibaca sebagai bagian dari ibadah, tetapi juga harus dipahami dan diamalkan dalam kehidupan.
Nilai-nilai yang terkandung di dalamnya seperti kejujuran, keadilan, kesabaran, serta kepedulian terhadap sesama diharapkan dapat menjadi pedoman dalam bersikap dan bertindak.
“Al-Qur’an adalah cahaya dan petunjuk bagi kehidupan manusia. Jika benar-benar dijadikan pedoman, maka setiap langkah akan selalu berada dalam jalan kebaikan,” ujar salah satu tokoh masyarakat dalam kegiatan tersebut.
Rangkaian kegiatan Qotmil Qur’an Binadhor dilaksanakan secara bergiliran di beberapa mushola di Dusun Bakalan dengan menghadirkan penceramah yang berbeda di setiap malamnya.
Adapun jadwal pelaksanaannya sebagai berikut:
1.Malam Rabu, 21 Ramadan di Mushola At-Taqwa RT 17 dengan penceramah Ustadz H. Abd Rochim.
2.Malam Jum’at, 23 Ramadan di Mushola Baitul Mahfiroh RT 21 dengan penceramah Ustadz Ma’ruf.
3.Malam Minggu, 25 Ramadan di Mushola Nurul Yaqin RT 19 dengan penceramah H. Djuki, M.Pd.
4.Malam Selasa, 27 Ramadan di Mushola Nurul Iman RT 22 dengan penceramah Ustadz Ainur Rofiq, M.Ag.
5.Malam Kamis, 29 Ramadan di Gedung Diniyah Al-Mubarokah dengan penceramah K.H. M. Ilyas, S.Pd dari Bojonegoro.
Ta’mir Masjid dan Remas Baitussholihin berharap kegiatan ini tidak hanya menjadi agenda seremonial, tetapi mampu menumbuhkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat ukhuwah, meningkatkan semangat ibadah, serta memperkuat peran remaja masjid dalam membangun karakter generasi muda yang berakhlak Qur’ani.(Red)