METRO newsID
🔴 Breaking News: Selamat datang di METRO NewsID.my.id | Portal Berita Terpercaya dan Aktual | Update Berita Nasional, Daerah, dan Peristiwa Terbaru
Tak ada hasil yang ditemukan

    Mengaku Pramugari Maskapai Nasional, Perempuan Ini Diamankan Petugas Bandara

    MertonewsID.Jakarta,— Seorang perempuan yang mengaku sebagai pramugari maskapai penerbangan nasional diamankan petugas di sebuah bandara pada Rabu (7/1/2026). 

    Perempuan tersebut diduga menggunakan identitas awak kabin palsu setelah petugas menemukan kejanggalan dalam pemeriksaan dokumen.

    Perempuan itu terlihat mengenakan seragam menyerupai pramugari lengkap dengan koper dan tas perjalanan.

    Penampilannya yang rapi sempat membuatnya tidak menimbulkan kecurigaan di lingkungan bandara. Ia bahkan terlihat beraktivitas di area publik bandara layaknya awak penerbangan.

    Kecurigaan muncul saat petugas melakukan pemeriksaan identitas awak kabin secara acak. Dari hasil pengecekan awal, kartu identitas yang ditunjukkan diketahui tidak sesuai dengan standar yang berlaku.

    Desain kartu tersebut tercatat sudah tidak digunakan oleh maskapai penerbangan yang bersangkutan sejak beberapa tahun terakhir.

    Petugas kemudian melakukan pemeriksaan lanjutan dengan berkoordinasi bersama pihak berwenang di bandara.

    Berdasarkan hasil pendalaman sementara, seluruh atribut yang dikenakan perempuan tersebut, termasuk seragam dan aksesori pendukung, dipastikan bukan perlengkapan resmi maskapai penerbangan mana pun.

    Pihak pengelola bandara menyatakan bahwa setiap awak penerbangan wajib memiliki identitas resmi yang terdaftar dalam sistem internal maskapai serta melewati prosedur pemeriksaan berlapis sebelum bertugas.

    Ketidaksesuaian identitas menjadi dasar dilakukannya pengamanan terhadap perempuan tersebut.

    Peristiwa ini menjadi perhatian publik setelah video penanganannya beredar di media sosial.

    Sejumlah warganet mempertanyakan efektivitas pengawasan di area bandara, sementara lainnya menilai petugas telah bertindak sesuai prosedur dengan mencegah potensi risiko keamanan.

    Menanggapi hal tersebut, manajemen bandara menyatakan akan melakukan evaluasi internal guna memastikan sistem pengamanan berjalan optimal.

    Penguatan validasi identitas dan pengawasan terhadap penggunaan atribut profesi disebut menjadi bagian dari langkah antisipasi ke depan.

    Hingga kini, perempuan tersebut masih menjalani pemeriksaan lebih lanjut oleh pihak terkait.

    Aparat belum mengungkapkan motif maupun kemungkinan pelanggaran hukum yang disangkakan, dengan alasan proses pendalaman masih berlangsung.

    Pihak bandara mengimbau masyarakat untuk tidak berspekulasi dan menunggu hasil resmi dari proses penegakan hukum.

    Kasus ini dinilai menjadi pengingat pentingnya kewaspadaan terhadap potensi penyalahgunaan identitas profesi di fasilitas publik dengan tingkat keamanan tinggi seperti bandara.**(Red)

    Lebih baru Lebih lama

    نموذج الاتصال